Internet dan Benda Ber-Internet..? Internet Of Things..!

    

Internet dan Benda Ber- Internet? Internet of Things..!


Internet of Things sumber : energyworx.com

    Internet berkembang karena kebutuhan manusia yang tidak pernah bisa terpenuhi. Kita para manusia haus akan kemudahan melakukan akifitas dalm kehidupan sementara ini. Tidak bisa kita membuang- buang waktu hanya untuk melakukan hal- hal sepele yang memakan banyak waktu. Mencuci pakaian, membuat kopi, bahkan kebiasaan kita melakukan kegiatan atau aktifitas rumah tangga pasti memakan waktu yang tidak sedikit. Efektifitas waktu yang kurang dalam menjalankan aktifitas sehari- hari memicu para ahli mengembangkan Teknologi SEKALI LAGI, menuju masa depan Teknologi yang membangun efektifitas kehidupan manusia.

Apa Sebenarnya Internet Of Things?

   
Gambar IoT sumber : iotworm.com
 IoT atau Internet Of Things mungkin terdengar asing bagi beberapa kalangan masyarakat. Namun sebenarny keberadaan IoT ini mulai memicu pandangan masyarakat di dunia tentang teknologi yang sedang dikembangkan oleh para ahli ini. Lalu apa sebenarny IoT ini? Internet Of Things adalah keadaan dimana alat- alat, elektronik- elektronik yang biasa kita gunakan dalam kegiatan rumah tangga telah terhubung ke internet, Singkatnya, IoT adalah tersambungnya benda-benda disekitar kita dengan internet. Suatu hal yang terdengar menarik namun mencenangkan. Kita pasti membayangkan apa yang akan terjadi bila dalam kehidupan kita, kita harus membuka mata bahwa tidak semua orang paham mengenai teknologi. Bahkan ada orang yang sama sekali tidak tahu menahu tentang teknologi yang berkembang saat ini.


    IoT mendobrak itu semua, dengan kegiatan sehari- hari yang dapat kita lakukan dengan internet, masyarakat tidak hanya paham mengenai sebuah gebrakan teknologi baru, namun juga membuka mata masyarakat tentang teknologi yang berkembang, tentang teknologi yang dapat membantu mereka mencapai kehidupan yang mereka impikan.

    "A thing, in the Internet of Things, can be a person with a heart monitor implant, a farm animal with a biochip transponder, an automobile that has built-in sensors to alert the driver when tire pressure is low -- or any other natural or man-made object that can be assigned an IP Address and provided with the ability to transfer data over a network. So far, the Internet of Things has been most closely associated with machine-to-machine (M2M) communication in manufacturing and power, oil and gas utilities. Products built with M2M communication capabilities are often referred to as being smart". sumber Techtarget

    Paragraf di atas merupakan kutipan yang saya ambil dari Techtarget, dimana mereka menjelaskan bahwa Internet of Things dapat berupa "SMART" devices yang dapat kita gunakan untuk mempermudah kehidupan kita. Produk- produk Internet Of Things sebenarnya juga sudah banyak di publikasikan, namun hanya sedikit orang yang mengetahui bahwa alat tersebut merupakan bagian dari IoT. Contohnya adalah Google glass, Google Nest, Nike Fit, dll. Alat- alat tersebut merupakan suatu alat yang dapat kita katakan "Wearable"  yang artinya dapat kita gunakan. Namun ada juga IoT yang merupakan alat rumah tangga yang sedang di kembangkan saat ini, contohnya adalah Smart AC, Smart Tv, Smart Referigerator. Dari sudut pandang ini kita dapat melihat bahwa IoT ini bukan hanya merambah ke masalah- masalah rumit saja, namun IoT ini juga memecahkan masalah rumah tangga yang merupakan hal kecil namun memberatkan. Dibandingkan dengan membuat Dunia Game Virtual yang pemecahan masalahnya hanya terbatas pada game saja.

 Bagaimana Bisa Sebuah Perangkat Rumah Tangga Terhubung dengan Internet?   

   
Gambar Network sumber : maxmanroe.com
    Pertanyaan yang akan paling sering muncul ketika membicarakan masalah IoT ini adalah "Bagaimana benda - benda disekitar kita dapat terhubung dengan Internet?". Saya yakin bahwa semua orang bertanya apa bisa kulkas terhubung dengan internet? apa bisa mesin cuci terhubung dengan internet?. Silahkan baca kutipan di bawah ini.


    "IPv6's huge increase in address space is an important factor in the development of the Internet of Things. According to Steve Leibson, who identifies himself as “occasional docent at the Computer History Museum,” the address space expansion means that we could “assign an IPV6 address to every atom on the surface of the earth, and still have enough addresses left to do another 100+ earths.” sumber Techtarget.

    IP ( Internet Protocol) versi 6 memungkinkan penyimpanan IP lebih banyak dari pada IPv4. Dengan menggunakan Networking(jaringan) memungkinkan untuk mensinkronisasi suatu alat yang sudah tertanam dengan chip agar dapat terhubung dengan Network. Kita bayangkan sebuah kulkas yang akan memberi tahu kita minuman apa yang sudah dingin, dengan membuat kulkas seperti itu kita tidak perlu bingung- bingung melihat kulkas apakah minuman kita sudah dingin atau belum. Kita hanya perlu menunggu pesan yang akan dikrimkan melalui Gadget kita dari kulkas yang sudah ditanami chip yang dapat terhubung ke internet.

    Internet of Things bekerja dengan memanfaatkan sebuah logika yang dimana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah interaksi antara sesama mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan dalam jarak berapa pun.Internetlah yang menjadi penghubung di antara kedua interaksi mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung, dan yang menjadikan sebuah alat tersebut menjadi sangat bermanfaat adalah karena keberadaan sensor untuk menghubungkan alat tersebut dengna internet, yang dikenal dengan RFID (Radio Frequency Identification).

Mengapa Kita Perlu Mengembangkan Internet of Things?

   
Gambar IoT sumber : mediapos.tk
    Yang saya utarakan di atas adalah Internet of Things yang sedang berkembang, namun kenapa bisa berkembang? apa awal mulanya IoT ini menjadi sasaran bagi para peneliti untuk di kembangkan? . Hal ini muncul karena gagasan seorang Pionir Teknologi yang dikenal sebagai "The Father of Internet of Things", yaitu Kevin Ashton. Ia lah yang memulai gagasan IoT ini, dia lah yang membuat gagasan bahwa kita dapat mengkoneksikan alat-alat di sekitar kita dengan internet dengan bantuan sebuah sensor. Orang inilah yang merupakah Bapak dari IoT yang berkembang pada saat ini. Dan ia pun juga telah menerbitkan sebuah buku yang berjudul "How to Fly a Horse : The Secrect History of Creation, Invention, and Discovery (2015)". 
  
    Mengapa Kevin Ashton menggagas ide ini? hal ini dikarenakan ia menemukan suatu celah dimana networking sudah mencapai batasnya. IPv4 sudah mulai habis stok IP ny. Ia mengetahui hal ini ketika ia masih bekerja sebagai Brand Manager di sebuah perusahaan, ketika ia mengetahui stock lipstick nya tiba- tiba habis. Ia pun bekerja sama dengan MIT (Massachusetts Institute of Technology) untuk bergabung dengan Auto-ID untuk mengembangkan RFID (Radio Frequency Identification). Dari sinilah ia mendapatkan berbagai gagasan dan menjadikan dirinya sebagai bapak dari IoT ini.

    Seperti yang saya utarakan di atas, IPv6 memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan IoT ini. Bayangkan ketika IPv4 sudah habis IP nya, berapa banyak komputer yang akan malfunction karena kehabisan IP dan server terlalu penuh? . Apalagi dengan IoT akan membuat TIDAK hanya perangkat komputer atau gadget dapat terkoneksi dengan internet, namun juga peralatan rumah tangga yang bisa di kembangkan menjadi peralatan yang lebih canggih. Hal ini merupakah alasan yang sangat strategis mengingat tidak hanya berperan penting dalam kelangsungan teknologi dunia, namun juga dalam kehidupan masyarakat dunia setiap harinya.

Siapa Saja Yang Mengembangkan Internet of Things?

   
Gambar IoT Intel sumber : media.licdn.com
    Perusahaan komputer yang tidak asing lagi bagi kita tentunya, Intel, Microsoft, Google, Oracle dan lainya berlomba - lomba menciptakan  Invention mereka saat ini. Invention mereka seperti Google Glass, SMART DEVICES, merupakan salah satu contoh dari IoT yang ada sekarang ini. Karena adanya IoT ini membuat berbagai perusahaan membuat sebuah devices yang dapat membantu kehidupan manusia dalam aspek kehidupan sehari - hari mereka. Seperti contohnya Google Glass yang menyediakan berbagai fasilitas layaknya smart phone, kita tidak perlu repot menggunakan smartphone untuk mengambil gambar, mengirim video, atau bahkan menelpon kerabat kita. Bahkan di Indonesia, Perusahaan seperti Telkom, atau Geeknesia telah memiliki gagasan untuk membuat kota-kota di Indonesia menjadi "SMART CITY". Kedua nya sama-sama menginginkan Indonesia menjadi negara yang menerapkan IoT dalam kehidupan sehari- harinya. Geeknesia 
dibuat bertujuan membantu para technopreneur / developer untuk mengembangkan prototype IOT solution hasil ide dan inovasi mereka. Device yang telah disupport seperti Arduino, Raspberry Pi, Intel Galileo dan ESP8266. 
Geeknesia sumber : geeknesia.com
    Dapat kita lihat bahwa teknologi ini juga membawa pengaruh baik pada negara Indonesia. Perkembangan ini memperlihatkan bahwa Indonesia sedang bersiap - siap memasuki era teknologi dimana kehidupan kita akan lebih dipermudah dengan adanya teknologi, atau malah akan menjadi beban apabila negara ini belum siap membawa IoT dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Di bawah ini adalah video yang di buat oleh Google mengenai IoT :


Kesimpulan

    IoT atau Internet of Things adalah suatu ide brilian yang diperuntukan oleh masyarakat global dalam menghadapi masalah - masalah dalam sosialita masyarakat dengan menggunakan teknologi berbasis jaringan. IoT di peruntukan tidak hanya untuk mengatasi masalah besar namun juga untuk masalah rumah tangga dan kehidupan keseharian masyarakat di dunia. Dimana Internet of Things dikembangkan untuk melahirkan suatu era dengan membuat Internet terkoneksi dengan semua perangkat atau alat - alat yang ada untuk mempermudah kehidupan manusia dengan menggunakan teknologi.



Sumber :
* https://id.techinasia.com/penggunaan-iot-untuk-pengembangan-smart-city-di-indonesia/
* http://iot.co.id/geeknesia-iot-platform-pendukung-smart-city-melalui-inovasi-dan-kearifan-lokal/
* http://www.rfidjournal.com/articles/view?4986
* http://newsroom.cisco.com/feature-content?articleId=1558161
* http://teknojurnal.com/definisi-internet-of-things/
* http://iot.co.id/apa-itu-internet-of-things/
* http://whatis.techtarget.com/definition/Internet-of-Things
* https://www.techopedia.com/definition/28247/internet-of-things-iot
* https://youtu.be/Q3ur8wzzhBU

Comments

Popular posts from this blog

Museum Bank Indonesia

Masalah di Kalangan Pemuda Indonesia

Latar belakang pemuda dan Sumpah pemuda 1928